GlyivEkosistem › Bank Sampah

Glyiv Bank Sampah

Sampah yang kamu pilah bukan lagi beban — ia jadi imbalan yang terlacak.

scroll
MASALAH

Tumpukan yang terus meninggi

Indonesia memproduksi sekitar 69,9 juta ton sampah pada 2023, dan sebagian besar berakhir di TPA terbuka yang melepas metana. Di sisi lain, seluruh jaringan bank sampah nasional baru mampu menangani 0,34% dari timbulan itu. Bukan karena warga tak peduli, melainkan karena memilah terasa merepotkan dan imbalannya tak pernah terlihat nyata.

MASALAH
PENDEKATAN GLYIV
PENDEKATAN GLYIV

Dari setoran menjadi kredit

Begini rancangannya bekerja. Di titik setor kampus, sampah kamu ditimbang dan diklasifikasi per jenis material, lalu nilainya langsung masuk sebagai kredit digital di dompet Glyiv. Setiap transaksi tercatat rapi: berapa kilogram, material apa, dan ke mana ia disalurkan. Memilah berhenti menjadi kewajiban abstrak dan berubah menjadi tabungan yang bisa kamu lihat tumbuh.

MESIN KARBON

Menimbang jejak, bukan menebak

Setiap setoran diterjemahkan menjadi estimasi emisi terhindari lewat pendekatan activity-based LCA — bobot material dikalikan faktor emisi dari standar internasional seperti EPA WARM, DEFRA, dan IPCC. Lapisan agen AI memvalidasi jenis dan bobot, menandai anomali, lalu mengagregasi kontribusi komunitas menjadi laporan yang bisa dipertanggungjawabkan. Kami menyebutnya kontribusi terlacak, bukan klaim netral karbon.

MESIN KARBON
MENGAPA GLYIV
MENGAPA GLYIV

Bukti, bukan sekadar klaim

Kami memakai kata yang jujur: terlacak, bukan terukur sempurna; imbalan, bukan penghasilan pasti; kontribusi, bukan netral karbon. Angka yang masih perlu diverifikasi kami tandai secara terbuka, dan sertifikasi pihak ketiga berada dalam roadmap kami. Rencananya bertahap: satu kampus lebih dulu, lalu jaringan ini dirancang tumbuh menjadi infrastruktur ekonomi sirkular yang lebih luas.

Angka & bukti

Klik "sumber" pada tiap angka untuk melihat rujukannya. Sebagian angka ilustrasi; item ⚠︎ perlu diverifikasi.

69,9 juta ton
Timbulan sampah nasional Indonesia sepanjang 2023
Menteri LHK / Jakstranas, via Detik
0,34%
Porsi timbulan sampah nasional yang baru mampu ditangani seluruh jaringan bank sampah (16.981 unit, 411 ribu nasabah)
Laporan Kinerja KLHK 2023, via GoodStats
≈2,83 tCO₂e
⚠︎ Emisi yang dihindari per ton material daur ulang campuran dibanding ditimbun (baseline AS; perlu penyesuaian konteks TPA Indonesia)
US EPA — Waste Reduction Model (WARM)
Cara kerja

Ukur → analisis agentic → offset.

Metodologi selaras standar & riset internasional (GHG Protocol, ecoinvent, Poore & Nemecek 2018, EXIOBASE).

01 · UKUR

1 · Timbang & hitung karbon

Setiap setoran ditimbang dan diklasifikasi per jenis material. Bobotnya dikonversi menjadi estimasi emisi terhindari lewat activity-based LCA, memakai faktor emisi dari EPA WARM, DEFRA, dan IPCC — dengan fallback spend-based EEIO (EXIOBASE) saat data aktivitas belum lengkap.

02 · AGEN AI

2 · Analisis agentic AI

Agen AI memvalidasi kesesuaian jenis dan bobot, mendeteksi anomali atau input ganda, mengelompokkan aliran material, lalu menyusun estimasi kontribusi per nasabah dan per komunitas secara otomatis.

03 · TELUSUR

3 · Kredit & penyaluran

Nilai setoran masuk sebagai kredit digital di dompet nasabah, sementara material disalurkan ke mitra daur ulang tepercaya. Rantai perjalanan tiap kilogram tercatat dan dapat ditelusuri.

04 · OFFSET

4 · Offset & pelaporan

Kontribusi teragregasi menjadi laporan komunitas kampus yang transparan; sisa jejak yang tak dapat dihindari bisa diimbangi melalui proyek offset terpilih — dengan sertifikasi pihak ketiga sebagai bagian dari roadmap.

Mulai

Glyiv Bank Sampah

Kami membangunnya untuk kampus lebih dulu. Buka pratinjaunya sekarang, lalu lihat bagaimana tiap kilogram yang kamu pilah bisa menjadi kredit yang terlacak.

Coba pratinjaunya →← Semua business tree

⚠︎ Cabang ini masih rancangan — belum berjalan, dan belum ada titik setor maupun kampus mitra. Yang kami tuju: setoran dicatat per kilogram dan per jenis material, berubah menjadi kredit digital, dengan kontribusi pengurangan emisinya ikut terlacak.