Dari tubuhmu, ke jejak karbonmu — diperkirakan lewat kebutuhan energi harian dan intensitas emisi pangan.
Penting & jujur: IMT tidak menentukan jejak karbon secara langsung — keduanya terhubung tidak langsung lewat kebutuhan energi. Dua orang ber-IMT sama bisa berbeda jejaknya hingga 3× tergantung pola makan. Hasil di sini adalah estimasi (rentang ±40%), bukan angka mutlak.
Rumus & sumber ada di bawah. Data tidak dikirim ke mana pun.
IMT = berat / tinggi². Dipakai untuk klasifikasi & uji kewajaran — bukan penentu karbon.
Rumus Mifflin-St Jeor (1990) — paling akurat untuk populasi umum.
Faktor aktivitas 1,2–1,9 dari FAO/WHO/UNU mengubah BMR jadi kebutuhan kalori harian.
(TDEE/1000) × faktor emisi pangan (Poore & Nemecek 2018) × 365 = jejak diet tahunan.
IMT = berat / tinggi(m)² (WHO: <18,5 / 18,5–24,9 / 25–29,9 / ≥30 · ⚠︎ Asia-Pasifik ≥23) BMR (Mifflin-St Jeor 1990): pria = 10·W + 6,25·H − 5·A + 5 wanita = 10·W + 6,25·H − 5·A − 161 TDEE = BMR × PAL (PAL 1,2 / 1,375 / 1,55 / 1,725 / 1,9 — FAO/WHO/UNU) Jejak diet/tahun = (TDEE/1000) × EF_diet × 365 EF_diet (kg CO₂e/1000 kkal): vegan 0,69 · vegetarian 1,16 · pescatarian 1,9 · omnivora 2,23 · tinggi daging 2,5 (Poore & Nemecek 2018; Rose et al. 2023)
Batasan jujur: hanya jejak diet (belum termasuk transport/barang/penerbangan); mengabaikan food waste, asal & musim bahan, metode masak. ⚠︎ EF pangan default dari studi global/AS — faktor Indonesia (nasi sebagai staple, lahan gambut) bisa berbeda. Tidak valid untuk anak/hamil/kondisi metabolik khusus. Bukan nasihat medis.
⚠︎ Ini estimasi terlacak dengan rentang, bukan pengukuran presisi. Sumbernya bisa Anda buka sendiri di halaman ini.